Silent Disco

BY
Okkaid

February, 23rd 2021

Bagi penikmat party pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Silent Disco. Ya, sebuah konsep lain untuk menikmati musik dengan cara berbeda. Seperti namanya, mengapa dinamakan Silent Disco adalah karena pendengar musiknya langsung mendengar musik-musik pilihannya sendiri menggunakan wireless headset atau wireless headphone. Di mana terdapat DJ-DJ yang memutarkan musiknya langsung dihadapan pendengar dan menggunakan teknologi FM-Transmitter yang sinyalnya langsung dapat diterima pendengar. Jadi jika ada seseorang yang melihat dan tidak mengikuti party tersebut, pasti akan terasa sunyi.

Silent Disco sendiri sebenarnya juga bukan merupakan hal yang baru di Indonesia maupun luar negeri. Berbagai acara Silent Disco sudah ada sejak tahun 90an yang idenya pertama kali dicetuskan oleh aktivis lingkungan guna mengurangi polusi suara. Acara-acara besar pun sudah pernah diselenggarakan seperti di The Glastonbury Festival pada tahun 1994, BBC Live music “silent gig” pada tahun 2000, dan bahkan di Indonesia acara Silent Disco pertama kali diselenggarakan di Embassy Playgroundm Jakarta pada tahun 2008.

Bagi penikmat party pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Silent Disco. Ya, sebuah konsep lain untuk menikmati musik dengan cara berbeda. Seperti namanya, mengapa dinamakan Silent Disco adalah karena pendengar musiknya langsung mendengar musik-musik pilihannya sendiri menggunakan wireless headset atau wireless headphone. Di mana terdapat DJ-DJ yang memutarkan musiknya langsung dihadapan pendengar dan menggunakan teknologi FM-Transmitter yang sinyalnya langsung dapat diterima pendengar. Jadi jika ada seseorang yang melihat dan tidak mengikuti party tersebut, pasti akan terasa sunyi.

Silent Disco sendiri sebenarnya juga bukan merupakan hal yang baru di Indonesia maupun luar negeri. Berbagai acara Silent Disco sudah ada sejak tahun 90an yang idenya pertama kali dicetuskan oleh aktivis lingkungan guna mengurangi polusi suara. Acara-acara besar pun sudah pernah diselenggarakan seperti di The Glastonbury Festival pada tahun 1994, BBC Live music “silent gig” pada tahun 2000, dan bahkan di Indonesia acara Silent Disco pertama kali diselenggarakan di Embassy Playgroundm Jakarta pada tahun 2008.

Jika anda seorang penikmat party, yang belum pernah merasakan Silent Disco. Saya sarankan untuk mencoba keunikan dari sebuah konsep acara ini. Tidak perlu untuk keluar negeri, karena di Bali sendiri sudah banyak club-club yang menggunakan konsep Silent Disco ini. Bahkan di Bali pada tahun 2012 pernah diselenggarakan The Biggest Silent Disco yang menghadirkan 32 DJ di 66 beach, Bali, bertajuk “Beach Party : Endless Summer”

Ternyata juga tidak hanya di sebuah party teknologi ini digunakan. Selain untuk ber-disco, banyak juga acara yang menggunakan konsep “silent” untuk meredam kebisingan. Seperti contohnya Silent Conference yang dilakukan oleh Amazon Web Services pada tahun 2015. Selain Silent Conference ada juga seperti Silent Theatre dan Silent Street shows untuk meredam kebisingan lingkungan. Jadi jika  memang ingin membuat sebuah acara ataupun mengikuti sebuah party, tetapi anda juga termasuk pemerhati lingkungan, konsep ini sangat cocok untuk anda.


0 Comment

You might like

img

DIFFERENTLY COOL

Seputar Barong Family yang Lo Harus Tau!

img

DIFFERENTLY COOL

Top 5 EDM Record Labels in Indonesia

img

READY TO PARTY

Final Lineup Telah Rilis, Beli Tiket #SGF19 Di SHVR.ID