Kematian Pop Smoke dan Masa Depan Skena Musik Drill

BY
Puchy

March, 29th 2021

Pada 19 februari 2020, skena drill kehilangan Pop Smoke, sosok yang bisa dibilang pioneer drill dari Brooklyn, New York setelah rapper tersebut ditembak mati di rumahnya, Hollywood Hills. Sekarang, setaun telah berlalu dan tidak dapat dipungkiri bahwa ada kekosongan di musik drill hari ini tanpa adanya Pop Smoke (nama asli Bashar Jackson). 

 

Smoke bekerja sama dengan produser dari London Timur, 808melo, untuk menghasilkan karyanya yang terkenal seperti “Dior” dan “Welcome to The Party”. Di 2019 808melo juga membantu Pop Smoke memproduksi mixtape debutnya yaitu “Meet The Woo” (yang setelah ini dikenal dengan ad-lib "Woo!") yang menunjukan bahwa dia menghidupkan kembali skena musik drill.

 

Setelah kematiannya bisa dibilang Pop Smoke dan lagu-lagunya mendadak menjadi viral di seluruh dunia dan telah mencapai kesuksesan internasional dengan suaranya yang kasar dan liar dengan gaya barking, sehingga banyak rapper di berbagai negara yang terinspirasi oleh gaya musik, suara, serta tarian khasnya untuk memancing kegilaan dengan musik drill New York yang khas dengan bass heavy-nya. Sebut saja salah satunya ada rapper Italia Vale Pain dan Rondo dengan videoclip Louboutin mereka yang jelas terinspirasi oleh Pop Smoke mulai dari tarian hingga flow bernyanyinya. Lalu dari Amerika ada Dutchavelli-Bando Diaries, CJ-Whoopty, Young M.A-Off The Yak, YG-Hit Em Up serta Dusty Locane dengan lagunya “Rolando” yang baru saja disebut-sebut sebagai cloning-an Pop Smoke karena suaranya yang sangat mirip dan kebetulan mereka memang sudah berteman sejak kecil dan tak ketinggalan dari Indonesia ada Aknostra dengan “Bounce Back”

 

Tentu saja Pop Smoke bukan rapper pertama, juga bukan rapper NY drill pertama. Akan tetapi, bintang Canarsie itu menjadi pelopor utama yang sukses membuat skena musik drill dikenal secara global setelah sekian waktu yang lama, membawanya ke garis depan Amerika tujuh tahun setelah Chief Keef, pelopor drill  New York terdahulu. 

 

Dampak Bashar Jackson terhadap dunia tak dapat disangkal. Setelah mengawali karir di skena drill,Pop Smoke meninggalkan dua mixtapedan satu album anumerta, yang berjudul “Shoot for The Stars, Aim for The Moon” yang mana masuk ke dalam chart teratas Billboard Hot 100 di bulan Juli 2020, 5 bulan setelah kematiannya. 


0 Comment

You might like

img

READY TO PARTY

Unforgettable Dancefloor Moment at SGF19

img

DIFFERENTLY COOL

Film Tentang Rave Party yang Wajib Lo Tonton!

img

READY TO PARTY

Hailee Steinfeld & Jeremy Zucker Siap Tampil di SGF19